Mudah! Begini 5 Cara Melatih Bayi Merangkak

Merangkak adalah salah satu tahapan yang dilalui si Kecil sebelum dirinya belajar berjalan. Ketika anak sudah mulai belajar merangkak, Anda dituntut untuk selalu memberikan si Kecil stimulasi agar ia dapat cepat merangkak serta berjalan. Karena melatih anak untuk merangkak bukan hal mudah, berikut ini cara melatih bayi merangkak yang wajib diketahui!

Pada Umur Berapa Bayi Belajar Merangkak?

Umumnya bayi mulai belajar merangkak ketika menginjak usia 7 hingga 10 bulan. Namun perkembangan setiap anak berbeda-beda, sehingga Anda tak perlu terlalu merasa khawatir serta membandingkan perkembangan buah hati Anda dengan yang lainnya.

Cara Melatih Bayi Merangkak

Berikut ini cara mudah melatih si Kecil belajar merangkak yang wajib diketahui!

1. Latihan Tengkurap

Ketika si Kecil dalam keadaan bangun, biarkan ia untuk latihan tengkurap. Ketika bayi dalam keadaan tengkurap, Anda perlu memberikan pengawasan penuh pada setiap gerakan si Kecil. Tak lupa untuk gunakan alas yang nyaman, Anda bisa menggunakan selimut sebagai alas si Kecil.

Masih dalam posisi tengkurap, ajak anak untuk bermain selama beberapa menit. Nantinya durasi tersebut dapat Anda tingkatkan secara bertahap. Bermain dengan posisi tengkurap ini dapat membantu meningkatkan kekuatan otot punggung, bahu, tangan, serta batang tubuh bayi. Selain itu, Anda dapat mengajak si Kecil bermain menggunakan benda-benda yang dapat menarik perhatiannya.

2. Siapkan Tempat yang Aman dan Nyaman

Pastikan tempat bayi belajar merangkak aman serta nyaman untuknya, sehingga Anda harus memperhatikan kondisi lantai dan juga mainannya. Pastikan kondisi lantai bersih dan aman ketika nanti ia terjatuh, serta mainan yang digunakan aman untuk si Kecil. Perhatikan pula kondisi sekitar yang mungkin dapat dijangkau si Kecil, seperti saluran listrik.

3. Ajak si Kecil Meraih Mainannya

Anda dapat meletakkan mainan yang dapat menarik perhatiannya di hadapan si Kecil dan masih sejauh jangkauannya. Hal ini dapat membuat bayi mendorong tubuhnya untuk belajar meraih mainan yang ada di depannya.

Ketika ia telah berhasil menopang tubuhnya dengan tangan dan kaki, Anda dapat meletakkan telapak tangan Anda tepat di belakang telapak kaki si Kecil. Hal tersebut dilakukan agar tangan Anda dapat digunakan sebagai tempat berpijak bayi ketika mulai bergerak.

4. Pancing si Kecil Dengan Suara

Cara melatih bayi merangkak selanjutnya adalah memancing dengan suara. Ketika si Kecil belajar merangkak, ia juga akan belajar mengekspolorasi banyak hal. Salah satunya memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya, karena ia ingin mencoba mengenal tekstur, ukuran, serta rasa melalui mulutnya.

Karena itu guna mengimbangi kegiatan eksplorasi mulutnya, Anda dapat melatih pendengarannya dengan suara-suara. Anda dapat memainkan nada atau musik, bermain tepuk tangan, atau suara lain yang dapat menarik perhatian si Kecil.

5. Lakukan Bertahap

Mendorong si Kecil untuk belajar merangkak memang bukan hal yang mudah, sehingga Anda perlu bersabar dan melakukan proses demi proses secara bertahap. Apabila anak merasa belum siap untuk merangkak, Anda tak perlu memaksakannya. Anda juga dapat memberikan contoh bagaimana cara merangkak kepada si Kecil, sehingga ia dapat mengambil contoh dari Anda.

Pentingnya Tahapan Merangkak Pada Bayi

Menurut pakar kesehatan, anak yang belajar merangkak sejak usia bayi cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih kuat jika dibandingkan dengan anak yang tidak pernah merangkak ketika ia masih bayi.

Pasalnya, merangkak membutuhkan koordinasi yang baik dari bahu, pergelangan tangan, dan juga siku agar dapat menahan berat badan si Kecil. Itulah mengapa tahapan merangkak pada bayi terbilang penting, agar tubuhnya siap dan lebih kuat untuk melalui tahapan selanjutnya yakni belajar berjalan.

Itulah cara melatih bayi merangkak yang perlu diketahui para orangtua. Semoga informasi diatas bermanfaat!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *